# Suara Allah Seperti Air Terjun Ellen White menggambarkan pengalaman yang luar biasa ini dalam penglihatan yang diberikan kepadanya. Dia menulis bahwa "Soon we heard the voice of God like many waters, which gave us the day and hour of Jesus' coming" (
1T 59.1). Suara Allah yang seperti banyak air ini akan mengumumkan hari dan jam kedatangan Yesus kepada umat-Nya yang hidup. Dalam pengalaman ini, Ellen White menjelaskan bahwa orang-orang kudus yang hidup, berjumlah 144,000 orang, akan mengenal dan memahami suara tersebut, sementara orang-orang jahat akan mengira itu adalah guntur dan gempa bumi (
1T 59.1). Ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang jelas dalam bagaimana umat Allah dan orang-orang yang tidak percaya akan merespons suara ilahi ini. Yang sangat menarik adalah apa yang terjadi setelah Allah berbicara. Ellen White mencatat: "When God spake the time, He poured upon us the Holy Spirit, and our faces began to light up and shine with the glory of God, as Moses' did when he came down from Mount Sinai" (
1T 59.1).
Pencurahan Roh Kudus ini akan menyebabkan wajah orang-orang kudus bersinar dengan kemuliaan Allah, seperti yang dialami Musa ketika turun dari Gunung Sinai. Deskripsi suara Allah like many waters" (seperti banyak air atau air terjun) juga muncul dalam konteks lain dalam tulisan Ellen White. Dia mengutip dari Kitab Suci: "When He uttereth His voice, there is a multitude of waters in the heavens" (
PK 98.1), menunjukkan bahwa ini adalah karakteristik suara Allah yang penuh kuasa dan keagungan. Peristiwa ini akan terjadi pada saat pembebasan umat Allah dari masa kesukaran besar, tepat sebelum kedatangan Kristus yang kedua kali. Ini adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh semua orang percaya yang setia. --- 💡 **Anda mungkin juga ingin menjelajahi:**
• Apa yang akan terjadi pada 144,000 orang kudus yang hidup saat kedatangan Kristus?
• Bagaimana Ellen White menggambarkan masa kesukaran besar sebelum kedatangan Yesus?
• Apa makna wajah orang kudus yang bersinar seperti Musa di Gunung Sinai?