Tentu, ini adalah pertanyaan yang sangat mendalam yang menyentuh inti dari bagaimana kejahatan beroperasi menurut tulisan Ellen White. Jawabannya adalah keduanya benar, dan ia menjelaskan hubungan ini dengan sangat jelas.
Menurut Ellen White, **Setan adalah pembunuh utama dan pemrakarsa kematian**, tetapi ia melaksanakan niat membunuhnya **melalui manusia yang memilih untuk menyerahkan diri pada hasutannya**. Manusia adalah agen atau alatnya, tetapi Setan adalah kekuatan pendorong di baliknya.
Berikut adalah rinciannya dari tulisannya:
### 1. Setan adalah "Pembunuh dari Mulanya"
Ellen White, menggemakan kata-kata Yesus dalam Yohanes 8:44, secara konsisten mengidentifikasi Setan sebagai sumber asli dari kematian dan kehancuran. Sifatnya adalah untuk membunuh dan menghancurkan.
* "Dari kekekalan, tujuan Allah adalah agar setiap makhluk ciptaan, dari serafim yang cemerlang dan kudus hingga manusia, menjadi bait bagi Sang Pencipta untuk berdiam. Akibat dosa, umat manusia berhenti menjadi bait bagi Allah. Digelapkan dan dicemari oleh dosa, hati manusia tidak lagi menyingkapkan kemuliaan Yang Ilahi. Tetapi melalui penjelmaan Anak Allah, tujuan Surga digenapi. ... Dengan menolak Kristus, mereka menolak Dia yang dapat menyembuhkan jiwa dari pencemaran moralnya. Mereka memilih seorang pembunuh daripada Pangeran Kehidupan." (
DA 161.2)
* "Setan adalah seorang pembunuh dari mulanya, dan ia akan, jika mungkin, menghapus dari keberadaan setiap putra dan putri Allah yang menaati perintah-perintah-Nya." (
TDG 328.4)
### 2. Dia Bekerja Melalui Manusia sebagai Agennya
Setan tidak secara langsung melakukan tindakan pembunuhan. Sebaliknya, ia menanamkan rohnya—iri hati, kebencian, kemarahan, dan keegoisan—ke dalam pikiran manusia. Ketika seseorang memilih untuk menerima dan bertindak berdasarkan bisikan-bisikan ini, mereka menjadi alat di tangan Setan.
* **Contoh Pertama: Kain dan Habel:** Ini adalah contoh prototipe. Setan menanamkan kecemburuan di hati Kain, dan Kain-lah yang memilih untuk melakukan pembunuhan itu.
*
"Setan adalah penghasut yang sebenarnya. Dialah yang menggerakkan Kain untuk mengangkat tangannya dalam kekerasan terhadap saudaranya." (ST, 16 Maret 1904) ⚠️ Reference could not be verified
*
"Kain menyerahkan dirinya di bawah kendali Setan, ia membunuh saudaranya, dan sejak saat itu hingga hari ini roh yang sama dimanifestasikan pada mereka yang menolak Allah." (ST, 23 Februari 1888) ⚠️ Reference could not be verified
* **Contoh Terbesar: Penyaliban Kristus:** Penyaliban adalah pembunuhan terbesar dalam sejarah, dan Ellen White dengan jelas menyatakan bahwa Setan adalah kekuatan di balik tindakan para pemimpin Yahudi dan massa.
*
"Setan, dalam persatuannya dengan manusia-manusia jahat, telah merendahkan Anak Allah untuk menderita di kayu salib." (YI, 11 Agustus 1898) ⚠️ Reference could not be verified
* "Para imam dan penguasa tidak menyadari pekerjaan apa yang sedang mereka lakukan. Mereka bertindak sebagai agen Setan." (
DA 738.1)
### Kesimpulan: Tanggung Jawab Tetap pada Manusia
Meskipun Setan adalah penghasut utama, Ellen White sangat jelas bahwa **manusia tetap bertanggung jawab penuh atas pilihan mereka**. Setan dapat menggoda dan menghasut, tetapi ia tidak dapat memaksa seseorang untuk berbuat dosa. Orang yang melakukan kejahatan melakukannya karena mereka *memilih* untuk menyerah pada godaan.
Jadi, untuk menjawab pertanyaan Anda secara langsung:
Setan adalah **pembunuh utama** dalam arti bahwa ia adalah sumber dan pemrakarsa dari setiap niat membunuh. Namun, ia **memanfaatkan manusia** yang secara sukarela menyerahkan kehendak mereka kepadanya untuk menjadi pelaku fisik dari tindakan tersebut. Keduanya bersalah, tetapi Setan adalah akar dari kejahatan itu.