# Asal Usul Dosa dan Mengapa Diizinkan Berkuasa Ellen White menjelaskan bahwa pertanyaan tentang asal usul dosa dan mengapa ia diizinkan ada merupakan pergumulan yang mendalam bagi banyak orang. Dia menulis, "Many see the work of evil, with its woe and desolation, and question how this can exist under the sovereignty of One who is infinite in wisdom, power, and love" (
HF 304) - Banyak orang melihat pekerjaan kejahatan, dengan kesengsaraan dan kehancurannya, dan mempertanyakan bagaimana ini bisa ada di bawah kedaulatan Pribadi yang tidak terbatas dalam hikmat, kuasa, dan kasih.## Dasar Pemerintahan Allah: Kasih dan Kebebasan Memilih Ellen White mengajarkan bahwa fondasi pemerintahan Allah adalah kasih, dan ini memerlukan kebebasan memilih. Dia menjelaskan, "The law of love being the foundation of the government of God, the happiness of all created beings depended upon their perfect accord with its great principles of righteousness. God desires from all His creatures the service of love—homage that springs from an intelligent appreciation of His character. He takes no pleasure in a forced allegiance, and to all He grants freedom of will, that they may render Him voluntary service" (
DD 1) - Hukum kasih adalah dasar pemerintahan Allah, kebahagiaan semua makhluk ciptaan bergantung pada keselarasan sempurna mereka dengan prinsip-prinsip kebenaran yang agung. Allah menginginkan dari semua makhluk-Nya pelayanan kasih—penghormatan yang muncul dari penghargaan yang cerdas terhadap karakter-Nya. Dia tidak senang dengan kesetiaan yang dipaksakan, dan kepada semua Dia memberikan kebebasan kehendak, agar mereka dapat memberikan pelayanan secara sukarela.Inilah kunci untuk memahami mengapa dosa diizinkan: Allah tidak menciptakan robot, tetapi makhluk dengan kebebasan memilih. Kasih yang sejati tidak dapat dipaksakan—ia harus diberikan dengan bebas. ## Klaim Setan atas Dunia Ini Ellen White menjelaskan bagaimana Setan mengklaim dunia ini setelah kejatuhan manusia. Dia menulis, "When Satan was thrust out of heaven, he determined to make the earth his kingdom. When he tempted and overcame Adam and Eve, he thought that he had gained possession of this world; 'because,' said he, 'they have chosen me as their ruler.' He claimed that it was impossible that forgiveness should be granted to the sinner, and therefore the fallen race were his rightful subjects, and the world was his" (
PP 69.2) - Ketika Setan diusir dari surga, dia bertekad untuk menjadikan bumi kerajaannya. Ketika dia menggoda dan mengalahkan Adam dan Hawa, dia mengira bahwa dia telah memperoleh kepemilikan atas dunia ini; 'karena,' katanya, 'mereka telah memilih saya sebagai penguasa mereka.' Dia mengklaim bahwa tidak mungkin pengampunan diberikan kepada orang berdosa, dan oleh karena itu umat manusia yang jatuh adalah rakyatnya yang sah, dan dunia adalah miliknya.## Rencana Penebusan Allah Namun Allah tidak meninggalkan umat manusia dalam cengkeraman Setan. Ellen White melanjutkan, "But God gave His own dear Son—one equal with Himself—to bear the penalty of transgression, and thus He provided a way by which they might be restored to His favor, and brought back to their Eden home. Christ undertook to redeem man and to rescue the world from the grasp of Satan. The great controversy begun in heaven was to be decided in the very world, on the very same field, that Satan claimed as his" (
PP 69.2) - Tetapi Allah memberikan Anak-Nya sendiri yang terkasih—yang setara dengan diri-Nya—untuk menanggung hukuman pelanggaran, dan dengan demikian Dia menyediakan jalan di mana mereka dapat dipulihkan kepada kasih karunia-Nya, dan dibawa kembali ke rumah Eden mereka. Kristus berjanji untuk menebus manusia dan menyelamatkan dunia dari cengkeraman Setan. Pertentangan besar yang dimulai di surga harus diputuskan di dunia yang sama, di medan yang sama, yang diklaim Setan sebagai miliknya.## Dunia Ini Adalah Milik Allah Meskipun kejahatan tampaknya berkuasa, Ellen White menegaskan bahwa dunia ini tetap milik Allah. Dia menulis, "This world is God's property. Wicked men are only permitted to live in it till they have filled up the cup of their iniquity. It was deeded to Abraham and His children, and ere long God's people shall take possession of it" (
SpM 24.3) - Dunia ini adalah milik Allah. Orang-orang jahat hanya diizinkan hidup di dalamnya sampai mereka memenuhi cawan kejahatan mereka. Dunia ini telah diberikan kepada Abraham dan anak-anaknya, dan tidak lama lagi umat Allah akan mengambil alih kepemilikannya.Jadi dosa diizinkan berkuasa untuk sementara waktu, tetapi bukan tanpa batas. Ada tujuan ilahi dalam mengizinkan pertentangan besar ini berlangsung—untuk membuktikan karakter Allah yang penuh kasih dan keadilan, serta untuk menunjukkan hasil akhir dari pemberontakan terhadap hukum-Nya. --- 💡 **Anda mungkin juga ingin menjelajahi:**
• Apa yang Ellen White katakan tentang pertentangan besar antara Kristus dan Setan?
• Bagaimana kebebasan memilih berhubungan dengan rencana keselamatan?
• Apa yang akan terjadi pada dosa dan Setan pada akhirnya menurut Ellen White?